BAGIAN 1- TIBA DI TANAH RANTAU Kembali Ian mengulang perjalanan jauhnya melewati lautan yang luas selama kurang lebih 4 tahun lamanya dia tinggal di kampung halaman. Seperti dejavu bagi Ian. Terakhir kali Ian menaiki kapal pelni saat dia pulang dari Sabah, Malaysia. Bapak dan mamanya beberapa tahun yang lalu bekerja di sana. Sepanjang perjalanan menuju pelabuhan, Ian hanya memadangi rumput yang seolah berjalan cepat dari jendela kaca mobil. Dia tak banyak bicara. Ian lelah karena terlalu banyak menangis. Tenaganya terkuras, matanya sembab. Sebenarnya Ian sedang memikirkan neneknya sesekali air matanya keluar dari kelopak matanya, disaat yang bersamaan dia juga sigap menghapusnya. Dipandanginya sang mama yang sedang tertidur pulas. Ada perasaan lega disana. Ian sudah tak harus menahan rindu setiap harinya. Lalu bagaimana dengan sekolahnya? Mungkin beberapa bulan setelah melepas rindu dengan orang tuanya, Ian akan diantar kembali ke kampung. Itulah pikiran semua keluarga Ian saat itu. Ta...